“Dari Sebuah Museum Den Haag” dan Moral yang Tak Suci

You may also like...

1 Response

  1. -Filantropy- says:

    Kurasa mungkin juga begitu, mas Haris… Mungkin perlu banyak lagi saya menelaah dan belajar dari karya2 sampean ini. Selain imajinatif, juga sugestif.
    Benar kata mas HAH, “Pembacaan, dan penafsiaran yang cerdas.” Dan, kukira juga begitu.


    Salam kreatifitas

Leave a Reply to -Filantropy- Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>