Laki-laki, Novel, dan Gerakan Mahasiswa

You may also like...

2 Responses

  1. Anonymous says:

    membaca blog ini membuat saya optimistis. generasi penerus H.B. Yassin sudah lahir. banyak dari kita yang membangun garis kepenulisan menjadi penyair, cerpenis, novelis, tapi tak banyak yang setia menjadi essais–kritik sastra.

    saya mengikuti (sebagian) essai anda di SM. bernas. bertenaga.

    o, ya. kira-kira novelnya layak terbit gak. di bukukatta misalnya (biar yang jadi penulis (buku) tak hanya anda, he-he-he).

    salam,
    masmpep.wordpress.com

  2. ditoo says:

    itu novelnya udah keluar??

Leave a Reply to ditoo Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>