Makan dan Makam

You may also like...

41 Responses

  1. masnur says:

    Saya selalu miris bila mendengar/ membaca cerita tentang diabetes. Tapi saya punya teman kantor yang kena diabetes tapi tampak sehat karena yaitu tadi, rajin olahraga dan makan terkontrol. Tapi begitu mendengar cerita teman tadi bahwa pada saat kadar gula naik maka semalaman seperi orang linglung, bingung dan berdebar-debar dan tak bisa tidur.

    Turut berbela sungkawa atas meninggalnya pak A semoga tenang disisiNya, yang berarti terlepas dari penderitaan selama ini.

  2. nahdhi says:

    Wah ini pinternya orang Indonesia. Pinter ngepas-ngepaske….. (saya dari magelang lho).

  3. arifudin says:

    semoga pak A tentram disana. amin…

  4. fanny says:

    ikut berduka.

    pintere wong Solo iki..

  5. elmoudy says:

    moga pak A damai di sana bersama Tuhan.
    slalu ada ruang untuk merenungi apa yang akan kita siapkan
    untuk menyusul pak A…

  6. Penggambaran keadaan, waktu dan tempat yang indah, pembaca bisa seolah ikut berada di dalam cerita…
    salam kenal ..

  7. cah ndueso says:

    kebanyakan makan menuju kemakam

  8. membaca kisah ini saya ingat tetangga saya juga, ngeri ah ya. Semoga menjadi pelajaran buat kita untuk selalu kontrol kesehatan terutama diingatkan di bagian akhir artikel ini : pola konsumsi makanan yang harus dijaga. Trims sudah mengingatkan. Salam :)

  9. Pencerah says:

    TUrut berduka cita kang, semoga diterima di SisiNya

  10. SEPnesia says:

    Yang namanya umur adalah Rahasianya. meskipun hanya luka kecil, kalau Dia sudah berkehendak, tiada manusia yang mampu menolaknya.

    Sudahkah anda baca berita tentang launching be-blog ?

  11. oglek says:

    theme-nya simpel, like this

  12. andif says:

    turut berduka cita pa,
    salam,

  13. dafhy says:

    SEmua adalah milki-Nya dan kepada-Nya lah kita kembali
    turut berduka cita kang

  14. olip says:

    ya Allah ,,, miris saya bacanya

  15. mbah gendeng says:

    diabetes merupakan penyakit dengan komplikasi terbanyak setelah aids so jaga kesehatan ya cz bisa menyerang tua dan muda bahkan anak2

  16. D3pd says:

    dua-duanya kebutuhan pokok dan wajib yak! salam D3pd…

  17. hmmm … sebuah warning bagi penderita diabate akut nih. soal disiplin agaknya bangsa ini sudah masuk tahap stadium 3, mas, hehehe …

  18. Reza Fauzi says:

    hem… jadi bingung deh…

  19. Jodoh rejeki dan maut adalah Rahasia Tuhan Mas, apa yang dialami pak A adalah salah satu jalan Tuhan, semoga diterima DisisiNya dan diampuni dosa-dosanya

  20. emang gula itu bahaya banget. mbak gw meninggal 2 bulan lalu di umur 35 thn karena diabetes.. semenjak itu gw bnr2 ngontrol berapa byk gula yg gw makan sehari.

    semoga pak A diterima disisiNya sesuai amal dan ibadahnya ya..

  21. ciwir says:

    innalillahi….
    semoga segenap amal ibadahnya diterima kanjeng Gusti ALLAH SWT
    amin

  22. Andy MSE says:

    misakne tenan pak A kuwi… muga pinaringan padhang dalane!

  23. Edi Psw says:

    Emang makan perlu hati-hati. Tidak asal memakan semua aja yang bisa dimakan. Apalagi kalau sudah menyangkut masalah penyakit. Penyakit timbul karena pola makan kita yang salah.

  24. Ada baiknya mnegikuti sunnah rasulullah soal makan.

  25. zulhaq says:

    temen gw, bokapnya mengalmi penyakit ini. beliau dah gak bisa ngapa2in. temen2 gw harus tidur tengah malam terus, untuk mengurusinya. karena untuk buang air pun harus di temani

  26. zulhaq says:

    jiaahhh komen gw ilang

  27. zulhaq says:

    ilang lagi deh

  28. ikram says:

    Turut berduka cita, Haris.

  29. irfan says:

    semoga kita tetap bisa makan sepuasnya dan hidup sehat sepuasnya pula *maunyaaa* :p

  30. annosmile says:

    turut berduka mas..
    jangan sepelekan pola makan karena dari pola makan yang salah akan timbul berbagai penyakit

  31. Haris Firdaus says:

    @ zulhaq dan annosmile: maaf soal komentar kalian yg ilang2. sekarang udah muncul tuh. he2. Insya Allah habis ini gak terulang lagi ya.

  32. hedi says:

    Soal amputasi jari, itu jelas ikhtiar. Jika kemudian hasilnya tak sesuai harapan (manusia), itu soal lain dan menjadi ranah takdir. Aku ikut prihatin, mas.

  33. ardianzzz says:

    itulah kenapa kita harus benar2 memperhatikan masalah perut.. coba dipikirkan, orang-orang bisa berbuat apa saja hanya gara-gara masalah perut juga loh

  34. bangsari says:

    dan konon katanya, soal kesehatan di sini sepenuhnya diserahkan ke swasta dan diri sendiri. jadi yang namanya vaksinasi ya wassalam. Bahkan teman yang warga negara ostrali pernah cerita kalau biaya berobat di indonesia itu lebih mahal dari negeri kangguru. padahal pendapatannya jauh.

    opo tumon?

  35. heru says:

    keluargaku udah banyak yang diamputasi gara2 diabetes :(

    sadis

  36. GeLZa says:

    ayah saya juga penderita diabetes…
    mesti suntik tiap mau makan..
    jadi ngeri…

  37. masmpep says:

    makan pun sebenarnya bisa enak, tak hanya bagaimana cara menikmatinya dan mengatur polanya, tetapi bagaimana cara menteori-teorikannya, membuatnya menjadi kajian yang sophisticated, ‘ilmiah’, dibumbui teori-teori sosiologi, sok tahu dikit semiotika dan sejarah. manis mas. mak nyus kata pak bondan.

  38. masmpep says:

    tak lupa, saya turut berbela sungkawa mas. saya jadi banyak belajar soal bagaimana makan yang benar dan seharusnya, serta bagaimana menyikapi dan mengambil keputusan yang sulit dari posting ini.

  39. Haris Firdaus says:

    @ semua: terima kasih atas doanya. semoga Pak A diterima dengan baik di sisi-Nya.

    @ elia: turut berduka utk kakakmu mas.

    @ masmpep: terima kasih, mas. makan memang tak lagi soal perut :)

  40. mase mungil says:

    salam mas..
    yang tabah y mas…
    mmhh saya turut sedih.. ayah saya juga kena diabet…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>