dunia, terutama kau, adalah puisi yang sulit berhenti..

TULISAN TERBARU »

Kemandekan 3

Kemandekan

pada: fa Ahmad Wahib, dalam buku hariannya—yang di kemudian hari diterbitkan menjadi buku “Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib”—pernah menulis tentang kemandekan diri dan beberapa kawannya. Kemandekan itu, terkait posisi mereka...

Media Massa dan Kehancuran Individu 1

Media Massa dan Kehancuran Individu

Di Kopenhagen, Denmark, ada suatu masa ketika kerja media massa tidak dimulai dari sebuah sikap ingin tahu. Di kota itu, sekitar tahun 1840-an, kerja sebuah media dimulai dengan sebuah kebencian dan berakhir...

Jurang yang Dalam 0

Jurang yang Dalam

Dulu, saya selalu beranggapan bahwa komunitas, kelompok, organisasi, atau keterikatan apapun, di mana kita terlibat di dalamnya, harus sebisa mungkin menjadi “rumah” bagi kita. Tapi, kini, perjumpaan-perjumpaan saya dengan beberapa individu mulai...

Kesadaran yang Pecah 8

Kesadaran yang Pecah

Di alam yang modern ini, bisakah waktu dihentikan, minimal dalam taraf kesadaran? Orang ramai akan menjawab: tidak. Atau, minimal, mustahil dilakukan. Tapi di sebuah sesi pelatihan olah ragawi yang saya ikuti, ada...

Sumpah Prajurit Asa Bafagih 6

Sumpah Prajurit Asa Bafagih

18 Maret 1953. Barangkali tak banyak insan pers Indonesia yang ingat apa yang terjadi pada tanggal itu. Bukan sesuatu yang amat besar memang, tapi tetap harus dikenang. Hari itu, Harian Pemandangan memuat...

Harmoko dan “Anak-anak” 0

Harmoko dan “Anak-anak”

Di Indonesia, kata Harmoko suatu kali, tidak pernah terjadi pembredelan pers. Yang terjadi, menurutnya, adalah “pelaksanaan peraturan”. Ia juga mengatakan bahwa pelarangan terbit beberapa pers di Indonesia harus dilihat dalam kerangka “pembinaan”....

Perempuan dan Dunia yang Tak Ajeg 4

Perempuan dan Dunia yang Tak Ajeg

Sardono W Kusumo, dalam sebuah wawancara dengan Majalah Matra, pernah menyebut bahwa “obsesi feminisme itu nggak tepat”. Apakah dia seorang pembela semangat usang patriarki kalau begitu? Saya tak tahu secara pasti. Tapi...

Pemuda dalam Tanda Petik 1

Pemuda dalam Tanda Petik

Hari ini, ketika “pemuda” dalam pengertiannya yang asasi terus disepak ke pojok ruang paling pinggir dari rumah kebangsaan kita, masihkah kita layak berbicara tentang sumpah pemuda dengan menggebu? Dalam sebuah buletin pers...

Imajinasi dan Kenapa Perlu Asimilasi 4

Imajinasi dan Kenapa Perlu Asimilasi

Seorang kawan memberikan catatan penting atas esai saya, berjudul “PK Ojong dan Asimilasi Keturunan Tionghoa”, yang dimuat di Kompas Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Kawan saya itu bilang bahwa saat ini tidak...

Ngak Ngik Ngok 0

Ngak Ngik Ngok

Sore itu, RRI Pro 2 memutar lagu-lagu pop dari berbagai macam band. Mulai dari yang terkenal seperti Ungu, sampai yang baru pertama kali saya dengar namanya seperti Merpati Band. Sambil berbaring dan...