dunia, terutama kau, adalah puisi yang sulit berhenti..

TULISAN TERBARU »

Belajar dari "Celana Dalam" Jokpin dan HAH 0

Belajar dari "Celana Dalam" Jokpin dan HAH

Ketika mengunjungi blog Hasan Aspahani (HAH) beberapa waktu lampau, saya menemukan sebuah sajak milik Joko Pinurbo (Jokpin) untuk HAH. Guna keperluan tulisan ini, sajak itu akan saya kutip keseluruhan: Puasa (kepada penyair...

Puisi yang (Mungkin Saja) Menyentuhmu 0

Puisi yang (Mungkin Saja) Menyentuhmu

Puisi (Mungkin Saja) Menyentuhmu Malam itu, barangkali kita sama-sama berbahagia. Di sebuah lapangan besar yang cukup banyak orang, kita duduk lesehan, menatap langit, dan merasai angin. Kita tak memikirkan apa-apa, barangkali, selain...

Sebuah Pagi Ketika Kau Menelepon 0

Sebuah Pagi Ketika Kau Menelepon

Persahabatan, barangkali, semacam proses untuk tidak saling melupakan. Saya menulis kalimat itu karena teringat sebuah pagi ketika kau menelepon. Saat itu, saya belum lagi mandi dan baru saja bangun dari sebuah tidur...

SIEM 2007: Sebuah Catatan (Amat) Pendek 2

SIEM 2007: Sebuah Catatan (Amat) Pendek

Perempuan itu tampak kuyu, dengan balutan pakaian yang didominasi warna putih. Ia duduk di atas ranjang, di sampingnya ada sebuah tiang penyangga infus. Di dekatnya ada meja tempat menaruh obat, makanan, dan...

Sudah Cukup Bukti 1

Sudah Cukup Bukti

pada: nhw Pagi itu, saya bayangkan kau mengutip puisi “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono. Dengan mulut yang sedikit bergetar karena menahan tangis, saya bayangkan kau mengucap puisi itu dengan lirih, hampir...

Yogya, Puisi, dan Lain Sebagainya (2) 0

Yogya, Puisi, dan Lain Sebagainya (2)

Berkemeja sederhana, memakai sandal, dan tas kecil yang menggelayut pundaknya, lelaki itu berjalan agak tertatih. Kentara kalau jalannya sedikit tak lincah. Rambutnya acak-acakan, sedikit kelabu. Wajahnya seperti orang bosan, berkali-kali menghela nafas....

Yogya, Puisi, dan Lain Sebagainya (1) 1

Yogya, Puisi, dan Lain Sebagainya (1)

Pagi itu, sekitar jam delapan kurang sepuluh menit, akhirnya saya tiba di Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Lega, begitulah saya mengucap dalam hati. Setelah menempuh jarak Solo-Yogya sepanjang hampir 70 kilometer dengan sepeda...

KIta Sudah Berhasil, Bung! 2

KIta Sudah Berhasil, Bung!

(Sebuah esei tentang kejengkelan pada diri sendiri) Hari itu, setelah kita melakukan sebuah proses yang kita beri nama “evaluasi”, akhirnya kita tahu: kalimat “evaluasi itu penting supaya kita tak jatuh ke lubang...

Musik yang Demokratis 2

Musik yang Demokratis

Malam itu, saya ada di sebuah tempat yang sebenarnya agak ganjil (bagi saya): sebuah ruangan di lantai sembilan hotel berbintang. Keperluan saya di sana pun agak ganjil: menonton konser musik klasik. Hotel...